Langsung ke konten utama

PERSATUAN DAN DINAMIKA ISLAM DIINDONESIA.

ASSALAMU ALAIKUM WARAH MATULLAHI WABAROKATUH

BISMILLAHIRROHMANNIROHIM


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiUVUsB5u1nSwRgCvSflmjHLy3T4fN1w645V-xx1RqbEt7c9qiAIZOOg2OUT0CQQAM50hWRa-8O-aB316uwKHz9BhqBUDwUXXcoLPzwQpsBwAMta1S0Fe2pAIFpMAQeTpa9x83Ke08B-AQ/s1600/Daftar+Ormas+Islam+Indonesia+-+Muslimedianews.PNG

Sumber gambar :  http://muslimedianews.rssing.com

 Dalam sejarah Indonesia, terutama awala abad ke 20, kita sering mendengar munculnya banyak organisasi-organisasi Seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Al-irsyad, dsb.

 Banyak orang menjadi punya persepsi bahwa ummat Islam itu sejak awal terpecah belah karena adannya organisasi-organisasi itu. Padahal, jika kita lihat apa yang mereka fikirkan dan apa yang mereka perjuangkan, juga melihat bagaimana mereka berdinamika didalam sejarah, Persepsi itu seharusnya tidak muncul sebab walaupun mereka ada didalam organisasi yang berbeda, mereka sebetulnya mendirikan organisasi ini dalam wilayah perjuangan masing-masing.

 Sementara dalam konteks hubungan antar organisasi itu sendiri, mereka punya pemikiran untuk berasatu. Salah satu buktinnya setelah organisasi-organisasi ini berdiri dan memang terkadang memang ada perselisihan yang cukup meresahkan ditengah masyarakat diantara organisasi-organisasi tersebut, tetapi itu bukan merupakan suatu yang terus menerus berlangsung karena ini sifatnya sesuatau yang manusiawi; bahwa antara suatu kelompok dengan kelompok yang lain pasti ada gesekan yang terjadi.

 Gagasan mereka tentang umat islam itu sama seperti zaman nabi, para sahabat,dst. Bahwa mereka menginginkan ummat islam ini bersatu. Salah satu faktannya adalah organisasi-organisasi ini, dalam jangka waktu yang tidak terlalu dari mereka berdiri, menginginkan adannya suatu persatuan yang mereka gagas melalui kongres-kongres ummat Islam. Akhirnya mereka menyepakati berdirinnya majelis islam ala indonesia pada tahun 1937-1938.

 Dimajelis islam ala Indonesia ini berkumpullah para tokoh pemimpin dari berbagai organisasi yang berdiri diawal abad ke 20 dan mencerminkan bahwa ummat islam di Indonesia ini memang secara prinsip, mereka memiliki visi untuk kebersatuan ummat islam. Sehingga, jika kita tarik kesimpulan tentang apa yang kita saksikan dan hadapi saat ini, kita dibenturkan-benturkan diantara ummat islam yang satu dengan yang lainnya, kita tentu harus waspada bahwa pasti yang membentur-benturkan ini adalah orang-orang yang berada diluar pergerakan islam itu sendiri. Sebab gerakan Islam pada prinsipnya semua memiliki visi yang sama, Yaitu tentang kesatuan ummat Islam. Karena memang ummat Islam ini lahir dari rahim yang sama, rahim Rasulullah SAW.

 walaupun menghadapi sejarah yang berbeda-beda, mereka berdinamika. Akan tetapi pada prinsipnya, tali Allah yang mengikat mereka ini tidak pernah berbeda-beda. sehingga kita harus menarik pelajaran dari peristiwa ini bahwa ummat Islam sesungguhnya visinnya adalah persatuan.

 Apabila ada ummat islam yang menginginkan perpecahan maka ini pasti disebabkan karena ada kekuatan dari luar yang mencoba ingin menghancurkan persatuan ummat islam itu sendiri. Ini pelajaran bagi kita dalam menghadapi berbagai dinamika pergerakan islam diindonesia.

wallahu a'lam bishawab.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MUNGKINKAH QUR’AN MENGATUR NEGARA ? Seringkali orang bertanya: “Bagaimana carannya tuan hendak mengatur Negara dengan Islam itu ?. Apakah Qur’an Tuan itu cukup mengatur Negara modern seperti Negara dalam abad ke 20 ini, yang bukan sedikit seluk beluknya, amat gecompliceerd dan sulit serta rumit ?”   Kita menjawab: “memang, kalau kita buka qur’an, kita tidak akan bertemu didalamnya petunjuk-petujuk untuk merancang anggaran belanja Negara tak ada didalamnya cara-cara mengatur pembatasan barang impor,tidak bersua didalamnya peraturan valuta dan aturan devisa dan lain-lain yang semacam itu. tidak pula akan berjumpa didalamnya cara mengatur lalu-lintas menurut islam.,tak ada juga bagaimana memasang antena radio menurut al-qur'an tak ada peraturan evakuasi dan penjagaan bahaya udara 'menurut sunnah serta 1001 macam lagi hal-hal sema cam itu,yang menjadikan suatu negara modern jadi sulit dan rumit itu.     Tidak ! ini semua tidak ada , dan memang tidak p...

MENASIHATI DIRI (BIDAYATUL HIDAYAH)

Berbicara tentang nasihat, saya melihat diri saya tidak pantas untuk memberikannya. sebab nasihat seperti zakat. Nisabnya adalah mengambil nasihat atau pelajaran untuk diri sendiri. maksudnya. siapa saja yang tak sampai nisabnya bagaimana ia akan mengeluarkan zakat ? dan juga seperti orang yang tak memiliki cahaya tak mungkin dijadikan alat penerang oleh yang lain. bagaimana bayangan akan lurus bila kayunnya bengkok mungkin istilah-istilah ini bisa dipahami oleh kalian pembaca yang singgah diblog saya. Allah SWT. mewahyukan kepada Isa bin Maryam "nasihatilah dirimu ! jika engkau telah mengambil nasihat,maka nasihatillah orang-orang. jika tidak,malulah Kepada-Ku." Nabi kita SAW bersabda "aku tinggalkan untuk kalian dua pemberi nasihat : yang berbicara dan yang diam" Pemberi nasihat yang berbicara adalah Al-qur'an , sedangkan yang diam adalah kematian. keduannya sudah cukup bagi mereka yang mau mengambil nasihat. siapa yang tak mau mengambil nasih...